Wali Kota Cirebon: Pramuka Bukan Sekadar Hafal Dasa Darma
- account_circle Wahidin biro cirebon
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- print Cetak

Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Cirebon Dorong Generasi Muda Berdaya Cipta
CIREBON,wartahukum.id—Pemerintah Kota Cirebon menggelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Cirebon di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Selasa (8/9/2026).
Apel besar tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Cirebon.
Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa di tengah laju zaman yang dipenuhi disrupsi, keberadaan Gerakan Pramuka menjadi sangat krusial.
Menurutnya, seragam cokelat yang dikenakan para anggota Pramuka harus menjadi wadah yang terus merawat persatuan, semangat gotong royong, dan kemandirian.
-
Pramuka Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman
Wali Kota menambahkan, tantangan masa kini membutuhkan respons nyata dari para kader muda. Kota Cirebon, menurutnya, membutuhkan lebih dari sekadar generasi yang menguasai teori kepramukaan.
“Kota Cirebon tidak sekadar membutuhkan tunas muda yang fasih menghafal Dasa Darma, melainkan generasi kritis dan berdaya cipta yang menjadikannya laku hidup empati sehari-hari,” ujar Wali Kota di hadapan ratusan peserta apel.
Membacakan sambutan tertulis Ketua Kwartir Nasional, Wali Kota juga menekankan pentingnya tema Hari Pramuka ke-65 tahun ini, yaitu “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.
Menurutnya, isu ketahanan pangan bukan lagi sebatas persoalan bercocok tanam, tetapi juga mencakup pendidikan, penguasaan teknologi hingga kewirausahaan.
“Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, serta kesiapan generasi muda untuk menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya,” tambahnya.
-
Pemkot Cirebon Dorong SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Melalui pendidikan kepramukaan, Pemkot Cirebon mendorong lahirnya sumber daya manusia (SDM) unggul yang produktif dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat generasi muda menghadapi berbagai dinamika global, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perubahan iklim, hingga berbagai ancaman sosial seperti perundungan, narkoba dan hoaks.
Pendidikan kepramukaan diharapkan tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga membangun kemampuan generasi muda untuk beradaptasi, berinovasi dan menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing.
-
Apel Besar Dirangkai Berbagai Kegiatan Pramuka
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Cirebon, Kadini, menjelaskan bahwa pelaksanaan apel besar dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif dan pementasan seni.
Sejumlah kegiatan tersebut antara lain defile karnaval dari lima Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kota Cirebon, lomba mewarnai untuk Pramuka Siaga, hingga ajang Gema Simfoni Pramuka yang melibatkan peserta Penggalang dan Penegak.
Selain itu, dilakukan penyematan pin dan pemberian sertifikat penghargaan bagi anggota Pramuka Kota Cirebon yang telah menyelesaikan tugas mewakili daerah pada ajang Jambore Nasional.
-
Sertifikat Pramuka Garuda Disebut Beri Nilai Tambah
Kadini juga mengingatkan pentingnya peran Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah.
Menurutnya, kegiatan Pramuka tidak hanya membentuk mental dan kedisiplinan, tetapi keanggotaan Pramuka, khususnya pada jenjang Pramuka Garuda, juga memberikan nilai tambah serta peluang bagi masa depan peserta didik.
“Anak-anak jangan sampai berkecil hati, karena di Pramuka itu ada jalur-jalur khusus. Bagi adik-adik yang memiliki sertifikat Pramuka Garuda, itu bisa menjadi jalur masuk SMA unggulan, penerimaan TNI/Polri, hingga peluang beasiswa perguruan tinggi seperti LPDP,” ungkap Kadini.
-
Buper Kebon Pelok Terus Dibenahi
Mengenai infrastruktur kepramukaan, Kadini mengakui bahwa Kwarcab Kota Cirebon saat ini terus membenahi fasilitas Bumi Perkemahan (Buper) di Kebon Pelok secara bertahap.
Pembenahan tersebut dilakukan agar fasilitas Buper semakin layak digunakan untuk berbagai kegiatan kepemudaan dan kepramukaan.
“Kami terus berupaya memperbaiki gedung dan fasilitas Buper Kebon Pelok sedikit demi sedikit agar bisa optimal menampung kegiatan adik-adik kita,” jelasnya.
Melalui momentum Peringatan Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Kota Cirebon berkomitmen terus bersinergi dengan Pemkot Cirebon dalam membina mental, karakter dan keterampilan generasi muda.
Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga mampu berkreasi, berinovasi, mandiri serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
(Wahidin/rls)
- Penulis: Wahidin biro cirebon
- Editor: Ansori




