HUT ke-81 RI, Bupati Nanda Indira Serukan Hormati Pejuang
- account_circle Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

HUT ke-81 RI di Pesawaran Jadi Momentum Menghormati dan Peduli kepada Para Pejuang Kemerdekaan
PESAWARAN,WartaHukum.id – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Penaikan Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Momentum HUT ke-81 RI tersebut sekaligus menjadi refleksi atas perjuangan para pahlawan dan pengingat bagi generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan karya.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
-
Upacara HUT ke-81 RI Libatkan Unsur Pemerintah, TNI-Polri dan Pelajar
Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian bertugas membacakan teks Proklamasi. Sementara itu, Lettu Marinir Benny Muses Simanjuntak selaku Wakil Komandan Kompi B Yonif 7 Marinir bertugas sebagai Komandan Upacara.
Adapun Perwira Upacara yaitu Kapten Infanteri Agus Rahman selaku Danramil 02 Gedong Tataan. Sementara itu, Komandan Paskibraka dipercayakan kepada Ipda Fara Eldiba, S.Tr.I.K., selaku Kanit Gakum Satlantas Polres Pesawaran.
-
Paskibraka Pesawaran Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih
Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari putra-putri terbaik SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Pesawaran.
Emeraldu Lutfi Alfahri dari SMAN 1 Gedong Tataan dipercaya sebagai pengerek bendera. Siti Nur Ari Sahrani bertugas sebagai pembawa baki, Fajri Hanan sebagai pembentang, dan Rafi Ramadhan sebagai pembawa bendera.
-
Bupati Nanda Indira Sambut Veteran dan Pejuang Kemerdekaan
Selepas upacara, rangkaian peringatan berlanjut dengan ramah tamah di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Bupati Nanda Indira bersama Wakil Bupati dan jajaran menyambut para pejuang kemerdekaan, veteran, anggota Pepabri, Warakawuri, serta Weredatama.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyerahkan cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas jasa serta pengorbanan para pejuang yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
-
Bupati Nanda Indira Minta Generasi Muda Teladani Perjuangan
Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa kemerdekaan yang masyarakat nikmati saat ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
Karena itu, ia meminta generasi muda memahami beratnya perjuangan yang telah dilalui para pendahulu bangsa. Menurutnya, semangat pantang menyerah dan kecintaan terhadap tanah air yang para pejuang tunjukkan harus menjadi teladan bagi generasi saat ini.
“Anak muda zaman sekarang harus tahu bagaimana beratnya perjuangan masa lalu. Kita wajib meneladani semangat pantang menyerah mereka dan menghargai jerih payah para pejuang, baik dalam merebut kemerdekaan maupun dalam mempertahankannya,” kata Bupati.
-
Bupati Instruksikan Pemerintah Desa Peduli Para Veteran
Pada momentum tersebut, Bupati Nanda Indira juga memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan para veteran di Kabupaten Pesawaran. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa memastikan para pejuang dan veteran mendapatkan perhatian serta penghormatan yang layak.
“Saya meminta dan menginstruksikan agar setiap pejuang dan veteran dimuliakan oleh masyarakat. Mereka harus diperhatikan dengan baik. Jika ada di antara para veteran kita yang mengalami kesulitan, saya minta pihak desa harus cepat tanggap dan membantu,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar tidak ada veteran di Kabupaten Pesawaran yang luput dari pendataan maupun perhatian pemerintah. Menurutnya, memastikan para pejuang dapat menjalani masa tua dengan layak merupakan bagian dari tanggung jawab moral bersama.
“Jangan sampai ada veteran di Kabupaten Pesawaran yang tidak diketahui oleh negara dan tidak mendapat perhatian yang layak. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk memastikan masa tua para pejuang berjalan dengan penuh martabat dan kesejahteraan,” pungkasnya.
Dari Bumi Andan Jejama, Rudiyatmoko mengabarkan.
- Penulis: Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
- Editor: Ansori
- Sumber: Pemda Pesawaran




