Breaking News
light_mode

POLRESTA TANGERANG SATUKAN BURUH, OJOL, TNI HINGGA TOKOH AGAMA DALAM SABUK KAMTIBMAS

  • account_circle Hengki Wijaya, wartawan Tanggerang
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

Apel Sabuk Kamtibmas Perkuat Sinergi Lintas Sektor

TANGERANG,wartahukum.id—Polresta Tangerang terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari buruh, ojek online (ojol), TNI, pemerintah daerah, hingga tokoh agama disatukan dalam program Sabuk Kamtibmas.

Langkah tersebut terlihat dalam Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Arya Yudhanegara, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/8/2026).

  • Apel Sabuk Kamtibmas Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, apel tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Apel dilaksanakan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Tangerang,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang merupakan wilayah dengan dinamika yang sangat tinggi. Kondisi tersebut ditandai dengan pesatnya pertumbuhan kawasan industri, permukiman, pusat perdagangan, serta tingginya mobilitas masyarakat.

Pertumbuhan tersebut membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Namun, di sisi lain, kondisi itu juga menghadirkan berbagai potensi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi secara bersama-sama.

Oleh karena itu, kita tidak boleh bekerja secara sendiri-sendiri. Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

  • Sabuk Kamtibmas Bukan Sekadar Seremonial

Indra Waspada menerangkan, Apel Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sistem pengamanan wilayah melalui kerja sama lintas sektor serta pelibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini dan pencegahan terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas. Seluruh elemen diminta tidak menunggu hingga suatu persoalan berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Setiap informasi, sekecil apa pun, menurutnya harus menjadi perhatian bersama dan segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Untuk itu saya meminta seluruh personel serta seluruh unsur kewilayahan agar terus memperkuat jaringan informasi sampai ke tingkat lingkungan terkecil,” ucapnya.

  • Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Dengan jaringan informasi yang kuat, lanjut dia, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal. Di antaranya kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, konflik sosial, radikalisme, hingga potensi bencana alam.

Saya juga mengajak seluruh peserta apel agar menjadi pelopor persatuan masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari kelompok yang memperkeruh Situasi,” tegasnya.

  • Kolaborasi Lintas Elemen

Melalui program Sabuk Kamtibmas, Polresta Tangerang mendorong terciptanya komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat antara aparat keamanan, pemerintah, pekerja, pengemudi ojol, tokoh agama, serta masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang.

(Hengki/rls)

 

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less