Santunan Anak Yatim Warnai Kepedulian Desa Bagan Bilah
- account_circle Ansori/rls
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

Santunan Anak Yatim Jadi Wujud Kepedulian Pemerintah Desa
LABUHANBATU,wartahukum.id—Santunan anak yatim kembali menjadi wujud kepedulian Pemerintah Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, kepada masyarakat. Pada Kamis (9/7/2026), Kepala Desa Bagan Bilah, Suryadi, S.E., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bagan Bilah, Ny. Marlina Suryadi, menyerahkan bantuan kepada puluhan anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai bagian dari program sosial rutin pemerintah desa.
-
Program Sosial Berjalan Secara Konsisten
Program santunan tersebut menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Bagan Bilah. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, serta mengimplementasikan motto Pemerintah Desa Bagan Bilah, yaitu “Melayani, Mengayomi dan Mengabdi.”
Selanjutnya, Kepala Desa Bagan Bilah, Suryadi, S.E., menegaskan bahwa kegiatan santunan bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah desa untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita. Pemerintah Desa akan terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujarnya.
-
Hasil Usaha Desa Kembali untuk Masyarakat
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Bagan Bilah, Ny. Marlina Suryadi, menjelaskan bahwa dana santunan berasal dari hasil pengembangan usaha desa yang dikelola bersama masyarakat melalui Tim Penggerak PKK.
Menurutnya, salah satu usaha unggulan desa ialah produksi sabun cuci piring Big Clean yang dibuat menggunakan bahan alami berupa ekstrak daun dan batang serai wangi. Produk tersebut tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi sumber pendanaan berbagai kegiatan sosial.
“Hasil dari usaha yang kami jalankan bersama masyarakat tidak hanya bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga kami kembalikan lagi kepada masyarakat melalui kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan kaum dhuafa. Ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kami kepada sesama,” ungkap Ny. Marlina.
-
Kembangkan Produk Lokal Berbasis Potensi Desa
Selain memproduksi sabun cuci piring, Pemerintah Desa Bagan Bilah juga mengembangkan gula merah berbahan baku nira aren sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Karena itu, pemerintah desa menilai berbagai inovasi tersebut menjadi strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi desa.
-
Bantuan Diberikan kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Dalam kegiatan tersebut, setiap anak yatim piatu dan kaum dhuafa menerima bantuan berupa uang saku serta satu papan telur ayam untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selanjutnya, Pemerintah Desa Bagan Bilah menegaskan bahwa program santunan akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai agenda tahunan. Pemerintah desa juga mendukung visi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu melalui slogan “Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota” dengan menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama jajaran perangkat Desa Bagan Bilah yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Bagan Bilah berharap semangat berbagi, kepedulian, dan solidaritas sosial terus tumbuh sehingga pembangunan desa tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga meningkatnya kesejahteraan serta nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
(Ansori/rls)
- Penulis: Ansori/rls
- Editor: Ansori
- Sumber: Suryadi kepala Desa Bagan Bilah




