Breaking News
light_mode

Pembunuhan Tapir Lampung, DPR Desak Kemenhut Bertindak

  • account_circle By. Ansori
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

Pembunuhan Tapir Lampung Jadi Sorotan, DPR Minta Edukasi Warga Diperkuat

LAMPUNG,wartahukum.id—Pembunuhan Tapir Lampung di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, memicu perhatian Komisi IV DPR RI. DPR mendesak Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi sekaligus mengawal proses hukum terhadap para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kasus tersebut mencuat setelah seekor tapir, satwa yang dilindungi undang-undang, ditemukan tewas dalam kondisi dipotong-potong. Rekaman video pembunuhan satwa itu kemudian beredar luas di media sosial dan memicu kecaman dari masyarakat serta pegiat konservasi.

  • DPR Dorong Edukasi Masyarakat di Kawasan Konservasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menilai peristiwa tersebut menunjukkan masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan satwa liar, khususnya bagi warga yang bermukim di sekitar kawasan hutan.

“Sehubungan dengan lokasi konservasi yang berada dalam kewenangan Kementerian Kehutanan, maka kami mendesak Kementerian Kehutanan untuk segera dilakukan edukasi pada masyarakat yang bermukim berdampingan dengan wilayah konservasi tersebut,” kata Alex.

Selain itu, ia meminta penyidik mengusut tuntas kasus tersebut agar motif para pelaku dapat diketahui secara jelas. Menurutnya, hasil penyelidikan akan menjadi dasar dalam menyusun program edukasi yang lebih efektif.

“Perlu penyelidikan untuk mengetahui secara pasti apakah kesengajaan atau tidak paham tetapi ke depannya Kemenhut harus mengadakan program edukasi untuk itu,” ujarnya.

  • Empat Pelaku Diamankan, Dua Orang Masih Diburu

Di sisi lain, aparat kepolisian telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tapir tersebut. Mereka masing-masing berinisial Ketut Suwarne (50), Wayan Supatre (30), Tri Suharyanto (45), dan Made Putra Yasa (43).

Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Penyidik terus mengembangkan perkara untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan satwa dilindungi tersebut.

Sebelum ditemukan mati, seekor tapir sempat terekam berjalan di Jalan Lintas Timur Sumatera, kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji. Satwa itu diduga keluar dari habitat alaminya sebelum akhirnya dibunuh dan dipotong-potong.

  • BKSDA Imbau Warga Tidak Bertindak Sendiri

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung menjelaskan bahwa Register 45 Mesuji merupakan salah satu habitat alami tapir yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan tenuk.

Karena itu, BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak menangani sendiri satwa liar yang keluar dari habitatnya. Sebaliknya, warga diminta segera melaporkan kepada petugas agar proses evakuasi dan penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur konservasi.

  • DPR Minta Hukuman Tegas bagi Pelaku

Selain mendorong edukasi, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas apabila para pelaku terbukti melanggar ketentuan perlindungan satwa liar.

“Jika terbukti mengetahui status perlindungan tersebut namun tetap melakukan perburuan atau pembunuhan, maka aparat penegak hukum harus memberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Daniel.

Ia juga meminta pemerintah memperkuat perlindungan habitat satwa liar melalui pengawasan yang lebih optimal serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Kasus pembunuhan tapir di Mesuji diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk memperkuat perlindungan satwa liar melalui penegakan hukum yang konsisten, edukasi yang berkelanjutan, dan pelestarian habitat alami.

(Ansori)

 

 

 

  • Penulis: By. Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos Didalami, Polres Pesawaran Siap Minta Pendapat Ahli Pidana UNILA

    Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos Didalami, Polres Pesawaran Siap Minta Pendapat Ahli Pidana UNILA

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penyidik Dalami Bukti Digital dan Keterangan Ahli dalam Aduan Zahrial   PESAWARAN, wartahukum.id—Penanganan aduan terkait dugaan penyerangan kehormatan dan pencemaran nama baik melalui media sosial terus bergulir di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran, Polda Lampung. Aduan yang disampaikan Zahrial pada 24 Februari 2026 kini memasuki tahap pendalaman. Penyidik tidak hanya meminta keterangan pelapor dan […]

  • MERIAHKAN HUT KE-81 RI, MASYARAKAT DUSUN 1 KAMPUNG KEMU BANJIT GELAR BERBAGAI LOMBA RAKYAT

    MERIAHKAN HUT KE-81 RI, MASYARAKAT DUSUN 1 KAMPUNG KEMU BANJIT GELAR BERBAGAI LOMBA RAKYAT

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    MERIAHKAN HUT KE-81 RI, MASYARAKAT DUSUN 1 KAMPUNG KEMU BANJIT GELAR BERBAGAI LOMBA RAKYAT   BANJIT,*WAY KANAN*, Wartahukum.id – Semangat kemerdekaan juga menggema di Dusun 1 Kampung Kemu, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Masyarakat Dusun 1 menggelar berbagai macam lomba rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026). Kegiatan […]

  • Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

    Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Pemanfaatan Lahan KEK Arun Dibahas dalam Audiensi Pemerintah Aceh BANDA ACEH,Wartahukum.id | Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima audiensi Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Direktur PT Patriot Nusantara Aceh, dan Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), di Ruang Rapat Sekda Aceh, Selasa (29/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemerintah […]

  • Apel Perdana Kapolres Way Kanan: Tekankan Soliditas, Disiplin, hingga Cek Randis dan Senpi Dinas

    Apel Perdana Kapolres Way Kanan: Tekankan Soliditas, Disiplin, hingga Cek Randis dan Senpi Dinas

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Rojali
    • 0Komentar

    Apel Perdana Kapolres Way Kanan, Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme Personel WAY KANAN, WARTA HUKUM – Apel Perdana Kapolres Way Kanan menjadi momentum penting bagi jajaran Polres Way Kanan untuk memperkuat disiplin, soliditas, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona, S.H., S.I.K. memimpin langsung apel pagi perdana di Lapangan Mako Polres […]

  • Heroik! Serda PM Indra Jaya Kejar Terduga Pencuri Motor hingga Tertangkap di Way Kanan

    Heroik! Serda PM Indra Jaya Kejar Terduga Pencuri Motor hingga Tertangkap di Way Kanan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle ROJALI
    • 0Komentar

    Serda PM Indra Jaya Kejar Terduga Pencuri Motor hingga Tertangkap di Way Kanan WAY KANAN, Wartahukum.id – Aksi heroik ditunjukkan Serda PM IndraJaya anggota Subdenpom Way Kanan saat mengejar terduga pelaku pencurian sepeda motor yang sempat menabrak mobil dinas anggota Polisi Militer. Peristiwa terekam dalam video berdurasi 4 menit 20 detik dan viral di media sosial. Dalam […]

  • Gubernur Aceh Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla

    Gubernur Aceh Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Kualitas Udara Menurun, Muzakir Manaf Minta Daerah Siaga dan Lindungi Kelompok Rentan   BANDA ACEH,wartahukum.id—Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026. Berdasarkan informasi BMKG tertanggal 16 Oktober 2026, kondisi kabut asap tersebut menyebabkan penurunan kualitas udara, […]

expand_less