Korban Tenggelam Way Kanan Ditemukan Meninggal di Sungai Umpu
- account_circle Rojali wartawan way kanan
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- print Cetak

Korban Tenggelam Way Kanan Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
WAY KANAN,wartahukum.id—Korban tenggelam Way Kanan bernama Alvi (8), warga Kampung Negara Ratu, Kecamatan Pakuan Ratu, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Umpu pada Rabu (10/6/2026) malam. Tim gabungan menemukan korban setelah melakukan pencarian dan penyisiran intensif selama lebih dari satu hari.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, Sufrianto, membenarkan peristiwa tersebut berdasarkan laporan dari tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Way Kanan.
-
Korban Hilang Sejak Selasa Sore
Menurut keterangan Sufrianto, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu, korban yang merupakan putra dari Ali Kusno (38) dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Umpu, Kampung Negara Ratu.
“Kami menerima laporan pendahuluan terkait adanya anak laki-laki yang tenggelam di Sungai Umpu, Kampung Negara Ratu. Tim di lapangan langsung dikerahkan untuk melakukan proses pencarian,” ujar Sufrianto.
Selanjutnya, tim gabungan bersama warga sekitar melakukan penyisiran di sejumlah titik sepanjang aliran sungai untuk menemukan korban.
-
Tim Gabungan Temukan Korban Berjarak 8 Kilometer
Setelah melakukan pencarian secara intensif, tim gabungan akhirnya menemukan korban pada Rabu malam sekitar pukul 19.45 WIB. Namun, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tim menemukannya.
“Korban sudah berhasil ditemukan pada Rabu malam pukul 19.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuan jasad korban berada kurang lebih 8 kilometer dari titik awal tempatnya dilaporkan hilang,” jelasnya.
Kemudian, petugas mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di Kampung Negara Ratu.
-
BPBD Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak
Selain melakukan evakuasi, BPBD Way Kanan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Khususnya, BPBD meminta para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kejadian serupa.
Dengan demikian, masyarakat dapat meminimalkan risiko kecelakaan di sungai yang berpotensi membahayakan keselamatan anak-anak.(Rojali/rls)
✅ Jenis Berita: Straight News
- Penulis: Rojali wartawan way kanan




