Sinergi Polda Aceh dan DPRA Diperkuat, Kapolda Silaturahmi Bahas Stabilitas Kamtibmas dan Pembangunan Daerah
- account_circle Helmy/ris
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, WARTA HUKUM – Sinergi Polda Aceh kembali diperkuat melalui pertemuan silaturahmi antara Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, di Ruang Kerja Ketua DPRA, Banda Aceh, Selasa (28/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antar-lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Aceh.
Silaturahmi Perkuat Sinergi Polda Aceh dan DPRA
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Irwasda Polda Aceh, Dirintelkam Polda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh, dan Dirreskrimsus Polda Aceh.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua DPRA Zulfadhli bersama Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua III DPRA. Turut hadir Sekretaris DPR Aceh, Sekretaris Komisi IV DPRA, Ketua Fraksi Partai NasDem, Ketua Fraksi Partai Golkar, Ketua Fraksi PKB, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ketua Fraksi Gerindra–PKS, serta Ketua Fraksi PPP–PAS Aceh.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kedua institusi menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang berkesinambungan guna menciptakan stabilitas daerah yang menjadi fondasi bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sinergi Polda Aceh Jadi Fondasi Stabilitas Daerah
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh untuk terus membangun komunikasi yang baik dan memperkuat hubungan kelembagaan dengan seluruh pemangku kepentingan di Aceh.
“Pertemuan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kolaborasi antara Polda Aceh dan DPRA dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh,” ujar Joko.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dan lembaga legislatif memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim yang kondusif. Kondisi keamanan yang terjaga akan memberikan kepastian bagi masyarakat, dunia usaha, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Selain menjaga stabilitas Kamtibmas, koordinasi yang erat juga dinilai mampu memperkuat efektivitas penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Aceh.
Komunikasi Berkelanjutan Dukung Pembangunan Aceh
Joko menegaskan bahwa komunikasi yang intensif antara Polda Aceh dan DPRA diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat. Kolaborasi yang solid juga menjadi modal penting dalam menjaga keamanan daerah sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, diharapkan Polda Aceh dan DPRA dapat terus bersinergi dalam menghadapi berbagai tantangan, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan demi Aceh yang aman, damai, dan sejahtera,” tutup Joko.
Silaturahmi tersebut menjadi cerminan komitmen bersama antara unsur kepolisian dan legislatif untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, menciptakan stabilitas sosial, serta mendukung percepatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Aceh.
(Helmy/Ris)
- Penulis: Helmy/ris




