Alhuda Kembali Mencalonkan Diri, Siap Lanjutkan Pembangunan Pekon Ambarawa
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month 51 menit yang lalu
- print Cetak

Alhuda Kembali Mencalonkan Diri, Siap Lanjutkan Pembangunan Pekon Ambarawa
Pringsewu AMBARAWA, WARTAHUKUM.ID ,
Alhuda menyampaikan keinginannya untuk kembali mencalonkan diri dalam kontestasi pemilihan kepala Pekon Ambarawa. Langkah tersebut dilandasi keinginan untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pencalonannya, Alhuda mengusung slogan “Beda Pilihan Tetap Seduluran, Visi Misi Tanpa Aksi Halusinasi, Kerja Nyata Bukan Sekadar Kata.” Slogan tersebut menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan, sekaligus mengedepankan pelaksanaan program yang nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurut Alhuda, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi maupun merusak kerukunan antarwarga.
Semangat beda pilihan tetap seduluran menjadi pesan penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat Pekon Ambarawa. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif selama tahapan pemilihan berlangsung.
Selain mengedepankan persatuan, Alhuda juga menyoroti pentingnya keselarasan antara visi, misi, dan pelaksanaan program kerja. Baginya, pembangunan tidak cukup hanya disampaikan melalui janji atau rangkaian kata-kata, tetapi perlu diwujudkan melalui langkah konkret yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Slogan “Visi Misi Tanpa Aksi Halusinasi, Kerja Nyata Bukan Sekadar Kata” menjadi penegasan atas pentingnya komitmen dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Keinginan untuk kembali mencalonkan diri juga berkaitan dengan harapan agar pembangunan Pekon Ambarawa dapat terus berlanjut. Peningkatan pelayanan publik, perhatian terhadap kebutuhan warga, serta keberlanjutan pembangunan menjadi bagian dari harapan yang ingin diperjuangkan.
Dalam proses tersebut, partisipasi masyarakat dinilai penting agar arah pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan aspirasi warga. Komunikasi yang terbuka antara pemerintah pekon dan masyarakat juga menjadi salah satu unsur yang diperlukan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Kontestasi pemilihan kepala pekon pada dasarnya merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat lokal. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilih secara bijak, menjaga persatuan, dan menghormati setiap perbedaan pandangan.
Dengan semangat persaudaraan dan komitmen terhadap kerja nyata, Alhuda menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Pekon Ambarawa.
Beda pilihan tetap seduluran. Sebab, demokrasi bukan tentang memutus persaudaraan, melainkan tentang menentukan pilihan dengan tetap menjaga kerukunan dan menghormati sesama.
(Suhairi),
- Penulis: By. Suhairi




