Tim Sempak Bocor Bos Sahrum Juara Festival Layang-Layang
- account_circle Muhammad. Toyib
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- print Cetak

Festival Layang-Layang HUT RI ke-81 Meriah, Tim Sempak Bocor Tampil Dominan
BEKASI,wartahukum.id—Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dimeriahkan dengan Festival Lomba Layang-Layang yang sukses menyedot perhatian ribuan warga. Ajang tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus adu ketangkasan para pecinta olahraga tradisional dari berbagai wilayah.
Kompetisi berlangsung sengit di arena pertandingan, khususnya pada kategori layang-layang bawah yang menjadi salah satu nomor yang menarik perhatian penonton. Para peserta menunjukkan kemampuan dalam mengatur teknik permainan, strategi penguluran benang hingga membaca kondisi angin.
-
Tim Sempak Bocor Tampil Dominan
Persaingan semakin menarik ketika Tim Sempak Bocor besutan Bos Sahrum asal Bantar Gebang, Bekasi, tampil impresif sejak babak penyisihan hingga final.
Dengan pergerakan yang lincah serta strategi dan manuver bawah yang presisi, Tim Sempak Bocor mampu mengatasi persaingan dari sejumlah peserta lainnya.
Penampilan tersebut akhirnya mengantarkan Tim Sempak Bocor meraih Juara 1 kategori layang-layang bawah, sekaligus membawa pulang piala kemenangan ke Bantar Gebang.
-
Bos Sahrum Apresiasi Kerja Keras Tim
Bos Sahrum menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota tim yang telah melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelum kompetisi berlangsung.
Kemenangan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim sekaligus menambah catatan prestasi Tim Sempak Bocor dalam persaingan layang-layang di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari kekompakan tim, persiapan serta kemampuan membaca kondisi angin selama pertandingan.
-
Festival Jadi Wadah Pelestarian Permainan Rakyat
Festival Lomba Layang-Layang dalam rangka HUT RI ke-81 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan silaturahmi masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjaga keberadaan permainan tradisional sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan mempererat persaudaraan antarpeserta serta warga.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan piala, hadiah pembinaan dan foto bersama para pemenang serta panitia penyelenggara.
Penulis: Andri Sunarya/Irfan
Penerbitan: Muhammad Toyyib
- Penulis: Muhammad. Toyib
- Editor: Ansori




