Breaking News
light_mode

Nasir Boikot Paripurna DPRD Pesawaran, Soroti Realisasi APBD 2025-2026

  • account_circle Ansori /rls
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • print Cetak

Berikut artikel berita yang telah ditulis ulang dengan gaya Straight News, tetap mempertahan

H2: Nasir Tegaskan Boikot Paripurna DPRD Pesawaran karena Program APBD Belum Direalisasikan

PESAWARAN,wartahukum.id—Nasir Boikot Paripurna DPRD Pesawaran menjadi perhatian publik setelah Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, M. Nasir, menjelaskan alasan di balik sikapnya yang tidak menghadiri rapat paripurna persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban terhadap aspirasi masyarakat yang dinilai belum direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Dalam wawancara, Nasir membantah anggapan bahwa dirinya “ngambek”. Ia menegaskan bahwa sikap yang diambil didasari rasa kecewa terhadap belum terlaksananya sejumlah program yang telah disepakati bersama dalam APBD.

  •  Nasir Sebut Sikapnya Bentuk Konsistensi dan Integritas

Menanggapi istilah “ngambek” yang ramai diperbincangkan, Nasir memberikan penjelasan.

“Jangan pakai istilah ngambek gitulah. Kayaknya terkesan jadi gimana gitu. Padahal, sikap yang saya ambil ini sebagai wujud pertanggungjawaban. Ini menyangkut konsistensi dan integritas.”

Ia kemudian mengakui bahwa dirinya memang merasa kecewa terhadap pelaksanaan program APBD.

“Nah, kalau ini baru pas. Iya, saya memang kecewa berat. Maka saya bersikap tidak akan hadir dalam setiap paripurna sebelum kesepakatan sebelumnya bisa diwujudkan eksekutif.”

  •  Program APBD Dinilai Belum Direalisasikan

Nasir menjelaskan bahwa sebelum rapat paripurna berlangsung, dirinya telah menyampaikan sikap melalui grup komunikasi DPRD Pesawaran.

“Tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB saya kirim WhatsApp ke grup kami. DPRD Pesawaran. Saya sampaikan bahwa saya tidak akan hadir di paripurna apapun sebelum eksekutif mempertanggungjawabkan kesepakatan dalam APBD.”

Ia mengaku mengajak anggota DPRD untuk memboikot rapat, namun tidak memaksa.

“Dalam WhatsApp itu saya secara pribadi memang mengajak kawan-kawan anggota DPRD untuk memboikot paripurna terkait APBD. Tapi saya tidak memaksa. Terserah mereka saja. Kalau anggota Dewan dari NasDem, memang saya larang untuk hadir. Bahwa kemudian kawan-kawan bersepakat untuk memboikot, ya karena rasa kecewa kami memang sama.”

  • Soroti Bedah Rumah hingga Rehabilitasi Gedung DPRD

Menurut Nasir, berbagai program hasil pembahasan bersama DPRD dan pemerintah daerah belum dijalankan meski telah masuk dalam APBD.

“Banyak sekali contohnya. Yang sederhana saja ya. Usulan program bedah rumah warga yang benar-benar sangat membutuhkan. Atau rehab Gedung DPRD. Pada APBD tahun 2025, program dan anggarannya sudah masuk, tapi sampai APBD tahun 2026 sudah mau bulan Agustus ini, tidak juga direalisasikan. Ini kan keterlaluan.”

Ia juga menilai program yang berasal dari eksekutif justru lebih banyak direalisasikan.

“Iya, dan ini yang membuat saya dan kawan-kawan sakit hati atau kecewa berat. Program bedah rumah yang maunya Bupati, diwujudin semua. Yang dari Dewan, satu pun nggak ada. Kalau sudah kayak begini, dimana keadilan dari kemitraan itu.”

  • Nasir Minta Kesepakatan APBD Dijalankan

Lebih lanjut, Nasir menegaskan bahwa DPRD membawa aspirasi masyarakat saat menyusun APBD sehingga program yang telah disepakati seharusnya direalisasikan.

“Sikap saya ini adalah bentuk pertanggungjawaban terhadap aspirasi masyarakat yang diabaikan eksekutif.”

Ia juga menegaskan baru akan kembali mengikuti rapat paripurna apabila pemerintah daerah melaksanakan program-program yang telah disepakati.

“Nanti, kalau program-program yang sudah disepakati dalam APBD diwujudkan. Saya perlu juga mengingatkan agar jangan terus-terusan membohongi atau mempermainkan kami, karena program yang kami usulkan dan telah disepakati dalam APBD adalah murni suara rakyat.”

Menurut Nasir, apabila pemerintah daerah mengalami keterbatasan anggaran, seharusnya dilakukan komunikasi bersama DPRD.

“Ya disampaikan. Duduk bareng. Dicarikan solusinya. Misalnya, sesuai kondisi keuangan sanggupnya seberapa dulu. Kami juga paham kok. Tapi kalau semua yang direalisasikan program eksekutif aja, kan keterlaluan. Jangan anggap Dewan sekadar tukang stempel. Apa yang kami bawa itu murni untuk masyarakat.”

Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran terkait pernyataan Nasir mengenai realisasi program APBD maupun penundaan rapat paripurna tersebut. (Ansori)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

    Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Irfan fajri, wartawan lam-Bar
    • 0Komentar

     Polairud Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau LAMPUNG,warthukum.id—Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama awak Kapal Polisi XXV-2003 Pangkalan Bakauheni melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya informasi hoaks mengenai erupsi […]

  • Lingga Tari Sekar Pakuan Sambut Kades Sukaluyu

    Lingga Tari Sekar Pakuan Sambut Kades Sukaluyu

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Andri/toyib
    • 0Komentar

    Tari Tradisional Meriahkan Peresmian Gedung Baru Posyandu Sakura XI di Karawang KARAWANG,wartahukum.id—Kedatangan Kepala Desa Sukaluyu, Hj. Lina Herlina, dalam peresmian gedung baru Posyandu Sakura XI di Blok H, RW 009, Desa Sukaluyu, Kabupaten Karawang, Sabtu (3/10/2026), disambut dengan pertunjukan tari tradisional dari Lingga Tari Sekar Pakuan Karawang. Penampilan tari tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan […]

  • CV Difa Jaya Abadi Siap Bikin Kejutan di Festival Layang-Layang Bekasi

    CV Difa Jaya Abadi Siap Bikin Kejutan di Festival Layang-Layang Bekasi

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Andri/toyib
    • 0Komentar

    Tim Pendatang Baru dari Madura Siap Ramaikan Festival Layang-Layang Kota Bekasi BEKASI,wartahukum.id—Peta persaingan kejuaraan layang-layang aduan dan hias di Jawa Barat dipastikan bakal semakin sengit. Tim pendatang baru, CV Difa Jaya Abadi, secara resmi mengumumkan keikutsertaan mereka dalam gelaran Festival Layang-Layang Kota Bekasi. Keikutsertaan skuad anyar ini mengusung kolaborasi unik dengan dukungan sosok Kepala Desa […]

  • Jelang Hari Bhayangkara, Polda Lampung Salurkan 3.138 Bansos

    Jelang Hari Bhayangkara, Polda Lampung Salurkan 3.138 Bansos

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle By. Ansori
    • 0Komentar

    Polda Lampung Perkuat Kepedulian Sosial Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 BANDAR LAMPUNG,wartahukum.id—Jelang Hari Bhayangkara, Polda Lampung menyalurkan 3.138 paket bantuan sosial, bantuan air bersih, bedah rumah, pembangunan sumur bor, dan bakti religi di berbagai wilayah Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung sejak 15 hingga 18 Juni 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang berfokus […]

  • Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Pringsewu Luncurkan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik

    Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Pringsewu Luncurkan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Suhairi
    • 0Komentar

    Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Pringsewu Luncurkan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik PRINGSEWU, wartahukum.id, Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pringsewu meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah serta Bank Sampah Induk Pringsewu Resik. Kegiatan tersebut ditandai dalam apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas […]

  • Program Makan Bergizi Gratis Lampung Didukung Ratusan Warga, Koruptor Diminta Ditindak Tegas

    Program Makan Bergizi Gratis Lampung Didukung Ratusan Warga, Koruptor Diminta Ditindak Tegas

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle By. Ansori
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis Lampung Jadi Aspirasi Massa dalam Aksi Damai BANDAR LAMPUNG,wartahukum.id—Program Makan Bergizi Gratis Lampung mendapat dukungan kuat dari ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung Makan Bergizi Gratis (AMAL MBG). Mereka menggelar aksi damai di Tugu Adipura, Bandar Lampung, untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut sekaligus mendesak pemerintah dan […]

expand_less