Kekeringan Mulai Melanda, DPC ASWIN Pringsewu Imbau Pemkab Gelar Sholat Istisqa Serentak di 9 Kecamatan
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- print Cetak

Kekeringan Mulai Melanda, DPC ASWIN Pringsewu Imbau Pemkab Gelar Sholat Istisqa Serentak di 9 Kecamatan
PRINGSEWU — wartahukum id,
Menyikapi kondisi cuaca yang belakangan cenderung kering dan mulai dirasakan dampaknya di sejumlah wilayah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASWIN Kabupaten Pringsewu mengimbau Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk segera menggelar Sholat Istisqa secara serentak di sembilan kecamatan.
Imbauan tersebut disampaikan DPC ASWIN sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya para petani yang mulai menghadapi ancaman kekeringan serta masyarakat yang berpotensi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ketua DPC ASWIN Kabupaten Pringsewu, Hayat, mengatakan pelaksanaan Sholat Istisqa tidak semata-mata dipandang sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat perlu bersatu, bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, pertanian dan lingkungan.
“Kami dari DPC ASWIN mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu, khususnya Bupati dan Wakil Bupati beserta jajarannya, untuk segera menginstruksikan seluruh camat agar menyelenggarakan Sholat Istisqa di sembilan kecamatan secara serentak,” ujar Hayat, Senin (7/9/2026).
Ia berharap pelaksanaan Sholat Istisqa dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, para petani, pelajar hingga masyarakat umum.
“Ajak seluruh elemen masyarakat untuk berdoa bersama dengan khusyuk dan tulus, memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa berkah,” katanya.
Hayat menegaskan, kondisi kekeringan tidak boleh hanya disikapi melalui pendekatan spiritual. Menurutnya, pemerintah daerah juga harus menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi kemungkinan semakin meluasnya dampak kekeringan.
Terutama, kata dia, menyangkut sektor pertanian, ketersediaan air bersih bagi masyarakat, serta dampak lain yang dapat muncul akibat kondisi cuaca kering berkepanjangan.
“Pemerintah daerah tentunya tidak cukup hanya berdoa. Langkah-langkah antisipasi juga harus dipersiapkan, terutama untuk membantu para petani dan masyarakat yang membutuhkan air bersih,” tegasnya.
Meski demikian, Hayat menilai doa bersama melalui Sholat Istisqa merupakan langkah awal yang penting. Selain sebagai bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan tersebut dinilai dapat memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
“Sholat Istisqa ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk hadir dan turut merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Kita bersama-sama berdoa dan berikhtiar agar hujan segera turun,” ujarnya.
DPC ASWIN Kabupaten Pringsewu juga menyatakan siap berpartisipasi sekaligus mengawal pelaksanaan Sholat Istisqa apabila pemerintah daerah merealisasikan imbauan tersebut.
Hayat berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan masyarakat secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu.
“Kita berharap dengan kesungguhan hati dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat, Allah SWT memberikan rahmat-Nya berupa hujan yang bermanfaat. Semoga kekeringan segera teratasi, tanaman para petani terselamatkan dan kebutuhan air bersih masyarakat kembali terpenuhi,” pungkasnya.( Suhairi ),
- Penulis: By. Suhairi




