- account_circle Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- print Cetak

Lamban Gedung Kuning Jadi Lokasi Edukasi Bahaya Obat dan Bahan Berbahaya
LAMPUNG,wartahukum.id—Upaya mencegah penyalahgunaan obat dan bahan berbahaya di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, terus didorong melalui edukasi dan sosialisasi.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi bertema “Penyalahgunaan Obat dan Bahan Berbahaya serta Merusak Generasi Muda” yang digelar Minggu (30/8/2026) di Lamban Gedung Kuning, Rumah Dinas Bapak Kapolda Tahun 2019, Irjen Pol (P) Dr. Hj. Ike Edwin, S.IK., S.H., M.H., M.M.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai risiko penyalahgunaan obat dan bahan berbahaya yang dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, lingkungan sosial hingga masa depan generasi penerus bangsa.
-
Generasi Muda Jadi Perhatian Utama
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Hj. Anita Putri, S.H., S.Pd., M.Pd., Dosen STIT Multazam, turut memberikan perhatian terhadap pentingnya membangun pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan obat dan bahan-bahan berbahaya.
Menurutnya, edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan zat perlu terus dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang memadai serta mampu melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Sosialisasi tidak hanya menyoroti dampak terhadap kesehatan, tetapi juga pentingnya menciptakan lingkungan yang dapat melindungi anak-anak dan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
-
Pencegahan Membutuhkan Peran Keluarga dan Masyarakat
Generasi muda merupakan kelompok yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai bahaya penyalahgunaan obat perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan hingga masyarakat.
Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan sekaligus pendidikan kepada anak. Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Pencegahan juga membutuhkan kepedulian bersama agar potensi penyalahgunaan obat dan bahan berbahaya dapat dikenali serta diantisipasi sejak dini.
-
Edukasi Diharapkan Perkuat Perlindungan Generasi Muda
Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kepedulian masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda.
Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai penting untuk membangun kesadaran bahwa penyalahgunaan obat dan bahan berbahaya bukan hanya berdampak terhadap individu, tetapi juga dapat memengaruhi keluarga dan lingkungan sosial.
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Selamatkan generasi muda, cegah penyalahgunaan obat dan bahan berbahaya sejak dini.”
Rudiyatmoko melaporkan
- Penulis: Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
- Editor: Ansori




