Maulid Nabi Muhammad SAW, Tumbuhkan Cinta dan Teladan
- account_circle Muhammad. Toyib
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- print Cetak

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum Perkuat Keteladanan
KARAWANG,wartahukum.id—Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Badami RT 05/02, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Senin (24/8/2026), menjadi momentum bagi masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bapak Enur sebagai perwakilan desa dan Bapak Solih selaku Kepala Dusun (Kadus). Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya Bapak H. Nuryadi, Bapak H. Warma, Bapak H. Yusuf, Bapak H. Ujang Toha, dan Bapak Ubaydila.
-
Tokoh Masyarakat Turut Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW
Kehadiran unsur pemerintahan desa, kepala dusun, serta tokoh masyarakat membuat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Selain menjadi kegiatan keagamaan, peringatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan Dusun Badami.
-
K.H. Zein Rohmat N. Sampaikan Makna Maulid
Dalam khotbahnya, Bapak K.H. Zein Rohmat N. menyampaikan bahwa masyarakat tidak hanya perlu memaknai Maulid Nabi sebagai peringatan kelahiran Rasulullah SAW.
“Kegiatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai peringatan kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta ajaran yang beliau sampaikan kepada umat.”
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan tersebut, masyarakat diajak untuk menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, rendah hati, serta kepedulian terhadap sesama.”
-
Maulid Nabi Muhammad SAW Dorong Penerapan Akhlak Mulia
Semangat meneladani Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan lingkungan sekitar.
“Menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW bukan hanya dengan memperingati Maulid, tetapi juga dengan berusaha mengikuti akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.”
Karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat iman, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Karawang, Senin 24 Agustus 2026
(Irfanthoink)
- Penulis: Muhammad. Toyib
- Editor: Ansori




