Waspada, Nomor WhatsApp Palsu Catut Nama Plt Sekda Aceh
- account_circle Helmy kaperwil Aceh
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

Taufik Tegaskan Nomor dan Foto Profil yang Beredar Bukan Miliknya, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
BANDA ACEH,wartahukum.id — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, mengingatkan masyarakat dan berbagai pihak agar mewaspadai nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya. Nomor tersebut diduga digunakan untuk menghubungi sejumlah pihak dengan mencatut nama dan foto profilnya.
Peringatan itu disampaikan langsung oleh Taufik melalui pesan klarifikasi pada Jumat (9/10/2026). Ia menegaskan bahwa nomor WhatsApp 0813-3295-244 beserta foto profil yang digunakan bukan miliknya.
«“Bila ada yang menelpon dengan menggunakan nomor ini dan profil ini serta mengaku atas nama saya Taufik, harap jangan dilayani karena ini bukan nomor saya,” demikian klarifikasi Taufik.»
-
Masyarakat Diminta Tidak Menanggapi Pesan Mencurigakan
Taufik meminta agar informasi tersebut diteruskan kepada rekan, kerabat, dan pihak lainnya sehingga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan identitas.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menanggapi permintaan dari nomor tersebut, terutama apabila berkaitan dengan permintaan uang, transfer dana, maupun informasi pribadi yang mengatasnamakan dirinya.
Masyarakat disarankan melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi resmi apabila menerima pesan atau panggilan mencurigakan yang mengaku berasal dari Plt Sekda Aceh.
-
Waspadai Penyalahgunaan Nama dan Foto Pejabat
Pencatutan nama serta foto pejabat dapat dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan calon korban. Karena itu, masyarakat perlu memastikan kebenaran identitas pengirim sebelum menindaklanjuti pesan atau permintaan apa pun.
Klarifikasi yang disampaikan Taufik tersebut menjadi langkah antisipasi agar masyarakat dan berbagai pihak tidak mudah percaya terhadap komunikasi yang belum terverifikasi.
Apabila menerima permintaan transfer atau informasi sensitif dari nomor yang mencurigakan, masyarakat sebaiknya tidak memberikan data maupun mengirimkan uang sebelum memperoleh konfirmasi melalui kontak resmi yang telah diketahui kebenarannya.
By. Helmy
- Penulis: Helmy kaperwil Aceh
- Editor: Ansori





